`
kufikir dunia ini sebentang kanvas
terlukis penuh dari sebatang kuas
kusangka hidup ini hanya selembar lontar
... detaknya terhimpun dengan jari dan nalar
rupanya yang kujemput dari kabut
hujan yang luput
kata kata itu terasah tajam serupa belati
menikam dalam kejiwa - jiwa penyendiri
lalu tersebutlah satu riwayat
pedang yang terhunus dari kilatan abjad
menebas mimpi !
hingga terpenggal janji-janji
yang terhembas menjadi patahan hati
dan ketika tersadar ku tlah mati
terbunuh oleh syair-syairku sendiri
kufikir dunia ini sebentang kanvas
terlukis penuh dari sebatang kuas
kusangka hidup ini hanya selembar lontar
... detaknya terhimpun dengan jari dan nalar
rupanya yang kujemput dari kabut
hujan yang luput
kata kata itu terasah tajam serupa belati
menikam dalam kejiwa - jiwa penyendiri
lalu tersebutlah satu riwayat
pedang yang terhunus dari kilatan abjad
menebas mimpi !
hingga terpenggal janji-janji
yang terhembas menjadi patahan hati
dan ketika tersadar ku tlah mati
terbunuh oleh syair-syairku sendiri

No comments:
Post a Comment