Memandangmu
adalah ketidak berdayaan
dimana ketakjuban menjadi belati
... memenggal urat kecintaan pada Yang Abadi
Merindumu
adalah kemusnahan diri
manakala kepalsuanmu menodai
asmaraku dari Sang Penggenggam hati
Maka berpalinglah !
jika mata tak kuasa menundukkan hati
Menjauhlah ...
sebelum jiwamu dan jiwa ku mati
terbakar dalam tungku keindahan fana'i

No comments:
Post a Comment